Showing posts with label Organisasi. Show all posts
Showing posts with label Organisasi. Show all posts

Friday, January 1, 2016

Ku Klux Klan, Potet Buram Rasialis Amerika Serikat

Pada 24 Desember tahun 1865 lalu lahirnya organisasi yang memberikan sejarah kelam bagi Amerika Serikat, terkait penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Supremasi Sipil dimana organisasi ini melakukan teror terhadap bangsa-bangsa pendatang khususnya kulit hitam yang dilakukan oleh kelompok ini. Untuk lebih jelasnya mengenal organisasi ekstremis ini silahkan baca artikel dibawah ini.

Asal Usul Lahirnya Ku Klux Klan
Kebencian yang ditebar dan kekerasan yang dilakukan Ku Klux Klan bermula dari dendam kesumat ras kulit putih di Negara-negara bagian wilayah selatan Amerika Serikat dan kaum Kofederasi terhadap ras Kulit hitam pasca perang sipil. Saat itu, orang-orang kulit hitam dibantai orang-orang kulit putih anggota Ku Klux Klan. Pemicunya adalah kemenangan kulit hitam yang membebaskan mereka dari jerat perbudakan. Pada masa kejayaannya, Ku Klux Klan berhasil merebut lebih dari 3 juta anggota. Meski kemudian keberuntungan Ku Klux Klan susut, tapi riwayat komplotan ini tak pernah benar-benar tamat.


Pada 24 Desember 1865, bertempat di Tennesse, kelompok veteran pasukan Konfederasi berkumpul dan berunding untuk membentuk komunitas rahasia yang dinamai Ku Klux Klan (KKK). KKK sendiri berkembang dengan cepat dengan berbasikan komunitas persaudaraan rahasia dan berubah menjadi kekuatan paramiliter yang cenderung membalikan kemajuan dari Era Rekonstruksi di Amerika Serikat bagian selatan yang menjadi program pemerintah federal, terutama peraturan yang menghilangkan hak-hak dari masyarakat kulit hitam Amerika Serikat.

Nama Ku Kluk Klan berasal dari bahasa Yunani kyklos yang berarti lingkaran, dan dipadukan dengan bahasa Skotlandia-Gaelik “klan,” yang kemungkinan besar disambungkan demi mendapatkan efek pengulangan nada atau rima. Di bawah naungan filosofi superiotas kulit putih, kelompok KKK menjadikan kekerasan sebagai sebuah cara untuk menghambat kemajuan dari program Era Rekonstruksi pemerintah federal serta upaya pemerintah memberikan hak suara kepada masyarakat Afrika-Amerika.

Kelompok ini berkeyakinan bahwa ras kulit putih adalah ras yang terbaik. Mereka mendirikan organisasi tersebut dengan maksud untuk berjuang memberantas kaum kulit hitam dan minoritas di AS seperti Yahudi, Asia, dan Katolik Roma. Meskipun kelompok Ku Klux Klan empat tahun setelah berdirinya diumumkan pemerintah AS sebagai organisasi ilegal, namun masih tetap menjalankan aksi pembunuhannya terhadap warga kulit hitam. Bahkan, kelompok ini juga menyerang warga kulit putih yang dianggap sebagai pelindung kulit hitam.

Mantan jenderal pasukan konfederasi, Jenderal Nathan Bedford Forrest, adalah pemimpin tertinggi yang pertama pada tahun 1869. Beberapa tahun kemudian Jenderal Nathan mengalami kegagalan dalam membubarkan organisasi tersebut setelah mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat akibat aktifitas kekerasan yang dirasa terlalu berlebihan.
Meskipun kondisi dan hubungan antar ras sebagian besar wilayah di Amerika Serikat cenderung stabil, KKK berhasil memberikan teror kepada masyarakat Afrika-Amerika dan kaum Republikan di malam hari. Dengan menggunakan cara-cara intimidasi, pengerusakan barang pribadi, penyerangan, dan pembunuhan dalam mencapai tujuan, harapan Ku Klux Klan adalah mampu menguasai suara pada pemilihan presiden di masa mendatang sehingga kekuasaan dapat dipegang mereka.

Di beberapa negara yang berada di selatan Amerika Serikat, kaum Republikan mengorganisasi sebuah kelompok paramiliter khusu yang bertugas menghancurkan keberadaan Ku Klux Klan. Pada tahun 1871, Undang-undag Ku Klux dilegalkan oleh pemerintah dan menjadikan 9 negara bagian di wilaya selatan berada di bawah pengawasan khusus. Hasilnya, ribuan masyarakat yang tergabung dalam persaudaraan Ku Klux Klan berhasil dimasukkan ke balik jeruji penjara.


Saat komplotan Ku Klux Klan bertambah besar, maka semakin menderita orang-orang kulit hitam. Pada malam hari, komplotan ini bergentayangan lengkap dengan atribut kebesarannya. Di kegelapan itulah mereka salurkan hobi membakar rumah-rumah warga kulit hitam. Mereka tebar terror kekerasan kepada orang-orang kulit hitam yang mereka anggap “tak tahu diri”. Meski mendapat perlawanan dari orang-orang kulit hitam, Ku Klux Klan tak berhenti menumpahkan darah para mantan budak itu. Inilah yang menstimulir munculnya komplotan kulit putih di berbagai Negara-negara bagian. Dengan cepat, pengaruh Ku Klux Klan menyebar hingga ke luar wilayah Pulaski. 

Dalam waktu 2 tahun, Ku Klux Klan berhasil melebarkan sayap hingga ke tennesse, Alabama, Georgia, dan mississipi. Saat itu anggotanya berjumlah ribuan orang. Karena itu, ku Klux klan leluasa menebar terror melalui atraksi missal dengan tujuan mengintimidasi seluruh lapisan masyarakat, baik kulit hitam maupun kulit putih. Di beberapa wilayah di Amerika, Ku Klux Klan menjadi pemerintahan bayangan. Komplotan ini memiliki agen-agen spionase sebagai sumber datanya. Mereka adalah orang-orang penting di Amerika serikat; para redaktur surat kabar terkenal, menteri, mantan pejabat konfederasi dan para pemimpin partai politik. Mereka tak segan-segan mengadili siapapun yang mengancam eksistensinya. Saat itu, Ku Klux Dibawah pimpinan Jenderal Nathan Bedford Forrest, Pejabat kavaleri konfederasi Ku Klux Klan tumbuh menjadi organisasi besar . Dia berkeliling wilayah selatan Amerika Serikat untuk membuka cabang-cabang baru dan mengkoordinasi aktivitas-aktivitas Ku Klux Klan.

Pada musin panas 1868, sejumlah mutilasi, pembunuhan massal, hukuman mati merajalela di wilayah selatan. Kondisi politik memburuk menciptakan situasi anarkis dan tanpa hokum. Ketiak itu komplotan Ku Klux Klan saling bertarung satu sama lain. Kongres Amerika turun tangan dalam penyelesaian kasus Ku Klux Klan. Akhirnya, pada bulan januari 1869, Forrest membubarkan Ku Klux Klan. Dia hendak cuci tangan setelah terlibat dengan komplotan ini. Tapi pembubaran ini tak menghentikan kekerasan dan terror yang dilakukan komplotan Ku Klux Klan. Kekerasan terhadap warga sipil tak berkurang, meski para anggota legislative Negara-negara wilayah bagian selatan telah menetapkan undang-undang keras dan ketat untuk menghadapi komplotan Ku Klux Klan.

Tahun 1871, kongres Amerika dengan tegas melarang organisasi Ku Klux Klan. Mereka dilarang berkendara pada malam hari dan dilarang mengenakan topeng. Jika tetap melakukan itu, berarti mereka melanggar hukum. Presiden menetapkan undang-undang kepolisian bagi Negara-negara bagian di wilayah selatan Amerika Serikat yang menyebabkan anggota Ku Klux Klan banyak tertangkap. Meski banyak yang tertangkap dan nyata berbuat kejahatan, tapi sangat sedikit yang dipenjara. Ku Klux Klan tak henti mencipta bencana dengan menghilangkan para pemilih kulit hitam dari tempat-tempat pemungutan suara. Akhirnya partai Demokrat di Negara-negara wilayah bagian selatan Amerika berhasil memenangkann pemilu dan kemudian menyisihkan warga kulit hitam dengan cara paling halus, yaitu menjalankan politik “Separate but Equal” (Terpisah tapi setara). Politik ini membius Amerika hingga 80 tahun lamanya.

Ku Klux Klan Generasi II
Ku Klux Klan sempat vakum beberapa waktu hingga terlahir kembali pada abad ke 20. Selama masa vakum, Ku Klux Klan terjadi eksodus besar-besaran ke Amerika serikat 23 juta imigran asal eropa. Tapi undang-undang diskriminasi kulit hitam tetap berlaku. Tahun 1890-an, sejarah kembali menjadi saksi pembantaian massal warga kulit hitam oleh warga kulit putih. Sebelum tahun 1915, Ku Klux Klan lahir kembali dengan gerakan formal. Ketika itu William J. Simmons membakar tiang salib di hadapan 15 anggota Ku Klux Klan yang kembali bangkit di Stone Mountain. Tujuan utamanya adalah mengeruk uang. Sekalipun pada masa itu iklim bisnis Amerika Serikat sedang lesu, Wiliam mampu menggaet wartawan Edward Young Clarke dan Elizabeth Tyler pada tahun 1920 serta relasi-relasi barunya. Dia tebarkan isu kekhawatiran warga Amerika Serikat terhadap arus imigrasi yang membanjiri Amerika Serikat dengan semangat anti kulit hitam, anti Yahudi, anti Katolik, anti imortalitas; kebencian dan paranoia.

Ku Klux Klan baru-baru ini pun mendulang emas. Dalam setahun, anggota Ku Klux Klan mencapai 100 ribu orang. Biaya pendaftaran untuk menjadi anggota sebesar $10 dan cukup menjadikan komplotan ini kaya raya. Komplotan ini di seluruh Amerika Serikat menciptakan chaos missal, keonaran baru, mutilasi baru dan pembunuhan baru terhadap siapapun yang dituduh Amerika Serikat termasuk melenyapkan wanita dan komunis.

Tapi, kekayaan baru menjadikan para petinggi Ku Klux Klan berebut kuasa. Mereka banyak terlibat skandal hingga masalah mereka pun di ekspos di New York World dan berbuntut diadakannya penyelidikan kongres. Penyorotan negative terhadap Ku Klux Klan ini justru menjadi sarana publikasi gratis bagi komplotan tersebut. Setelah di ulas tuntas, jumlah anggota Ku Klux Klan membengkak hingga mencapai 4 juta orang dalam kurun empat tahun berikutnya. Ku Klux Klan juga berhasil memposisikan para anggotanya ke jabatan politik. Anggota Ku Klux Klan dari Texas, Earl Mayfield berhasil menjadi senator pada tahun 1922. Pengaruh Ku Klux Klan berperan menentukan gubernur-gubenur Georgia, Alabama, California, dan Oregon.

Pada tahun 1926 kejayaan Ku Klux Klan kembali surut. Seiring etrjadi resesi dunia pada tahun 1930-an, Ku Klux Klan terus mengalami kemerosotan. Meski demikain kekayaannya masih aktif. Akhirnya Ku Klux Klan praktis berhenti pada tahun 1944 ketiak Internal Revenue Service (Dinas Pendapatan Internal) membuatnya bangkrut dengan menanmggung beban pajak senilai $685.000.

Ku Klux Klan Generasi II
Tahun 1949, seorang dokter dari Atlanta, Samuel Green mencoba untuk kembali membangkitkan Ku Klux Klan. Ku Klux Klan baru bentukan Samuel Green inilah yang lantas berganti menjadi Knights of The Ku Klux Klan. Semboyannya adalah kesetaraan hak untuk semua, tiada hak istimewa untuk siapa pun. Semboyan ini diberlakukan di Louisiana pada tahun 1956 dan tidak lagi menggunakan teror pada awal abad ke 20. Tapi, bagaimana pun juga, Ku Klux Klan tetap Ku Klux Klan. Aksi Ku Klux Klan Generasi III memuncak pada tahun 1950 sampai 1960an yang akhirnya memunculkan kelompok perlawanan dari kulit hitam Amerika dan tokoh-tokoh yang menyerukan persamaan hak dan anti rasisme adalah Malcolm X dan Martin Luther King. Malcolm X mati tertembak pada saat akan memberi ceramah pada tanggal 21 Februari 1965 dan Martin Luther King tewas tertembak pada tanggal 4 April 1968.
Aksi Ku Klux Klan memuncak pada dasawarsa 1950-1960-an yang akhirnya memunculkan kelompok perlawanan dari kalangan kulit hitam Amerika dan tokoh-tokoh yang menyerukan persamaan hak dan anti rasisme seperti Malcolm X dan Martin Luther King.
Namun, hingga kini pemerintah AS dianggap belum pernah melakukan usaha serius untuk memberantas kelompok yang dikategorikan berbahaya ini.



Thursday, December 31, 2015

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Garda Utama Kemerdekaan

Pada tanggal 6 Agustus 1945 Sekutu menjatuhkan bom atom di Kota Hiroshima yang membuat keadaan Jepang dalam Perang Dunia II makin terpojok dan membutuhkan bantuan negara-negara jajahanya dengan menarik simpati mereka dengan janji pemberian kemerdekaan dikemudian hari setelah Jepang memenangkan Perang Dunia II tersebut. Sehari setelah pemboman Kota Hiroshima tersebut atau tepatnya tanggal 7 Agustus 1945, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), atau "Dokuritsu Junbi Cosakai", telah selesai melakukan tugasnya dan untuk melanjutkan tugasnya maka dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau disebut juga “Dokuritu Junbi Inkai” dalam bahasa Jepang.

Tujuan PPKI
PPKI dibentuk dengan tujuan untuk menindaklanjuti tugas yang telah diselesaikan oleh BPUPKI. Dengan kata lain tujuan pembentukan PPKI adalah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan sistem pemerintahan suatu negara merdeka.
Keanggotaan PPKI
Keanggotaan PPKI pada awalnya PPKI berjumlah 21 orang (12 orang dari Jawa, 3 orang dari Sumatra, 2 orang dari Sulawesi, 1 orang dari Kalimantan, 1 orang dari Nusa Tenggara, 1 orang dari Maluku, 1 orang dari golongan Tionghoa). Susunan awal anggota PPKI adalah sebagai berikut:
1)    Ir. Soekarno (Ketua)
2)    Drs. Moh. Hatta (Wakil Ketua)
3)    Prof. Mr. Dr. Soepomo (Anggota)
4)    KRT Radjiman Wedyodiningrat (Anggota)
5)    R. P. Soeroso (Anggota)
6)    Soetardjo Kartohadikoesoemo (Anggota)
7)    Kiai Abdoel Wachid Hasjim (Anggota)
8)    Ki Bagus Hadikusumo (Anggota)
9)    Otto Iskandardinata (Anggota)
10) Abdoel Kadir (Anggota)
11) Pangeran Soerjohamidjojo (Anggota)
12) Pangeran Poerbojo (Anggota)
13) Dr. Mohammad Amir (Anggota)
14) Mr. Abdul Abbas (Anggota)
15) Mr. Mohammad Hasan (Anggota)
16) Dr. GSSJ Ratulangi (Anggota)
17) Andi Pangerang (Anggota)
18) A.H. Hamidan (Anggota)
19) I Goesti Ketoet Poedja (Anggota)
20) Mr. Johannes Latuharhary (Anggota)
21) Drs. Yap Tjwan Bing (Anggota)
Selanjutnya tanpa sepengetahuan Jepang, keanggotaan PPKI ditambah lagi 6 orang, yaitu :
1)    Achmad Soebardjo ( Ketua Penasehat)
2)    Sajoeti Melik (Anggota)
3)    Ki Hadjar Dewantara (Anggota)
4)    R.A.A. Wiranatakoesoema (Anggota)
5)    Kasman Singodimedjo (Anggota)
6)    Iwa Koesoemasoemantri (Anggota)
Pelantikan PPKI dilakukan pada tanggal 9 Agustus 1945 di kota Dalat Vietnam yang dilakukan oleh Jenderal Terauchi, Panglima Tertinggi Jepang untuk Kawasan Asia Tenggara,  dengan mengundang tiga tokoh nasional Soekarno, Hatta dan Radjiman W pimpinan PPKI untuk mendengarkan segala instruksi dari pemerintah Jepang terhadap langkah selanjutnya dari PPKI. Kemudian pada pertemuan tangal 12 Agustus, Terauci mengatakan bahwa kemerdekaan Indonesia akan dilakukan pada tanggal 24 Agustus 1945 dengan wilayah Indonesia meliputi seluruh wilayah bekas Hindia-Belanda. Setelah itu kemudian Soekarno dan rombongan kembali ke Indonesia. Namun pada tanggal 15 Agustus terjadi peristiwa besar yang seakan-akan memupuskan kemerdekaan Indonesia, Jepang menyerah kepada Sekutu dan menyuruh Jepang untuk tetap mempertahankan status quo. Janji kemerdekaan hilang, janji status quo yang datang
Kemudian terjadilah Peristiwa Rengasdengklok yang mana terjadi perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. Pangkal utama dari permasalahannya adalah mengenai waktu dan pelaksana proklamasi. Golongan muda ingin segera, golongan tua nanti dulu. Golongan muda menolak proklamasi dilakukan oleh PPKI, sedangkan golongan tua akan ingin mengadakan rapat PPKI terlebih dahulu pada tanggal 16 Agustus untuk membahas Proklamasi Kemerdekaan. Untuk mendesak Soekarno-Hatta segera memproklamasikan kemederkaan, para pemuda bertindak nekad dengan menculik kedua tokoh tersebut ke Rengasdengklok. Pada akhirnya setelah Mr. Achmad Subardjo perwakilan golongan tua berhasil menemui serta membujuk Soekarno-Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia menyatakan diri kemerdekaan tanah ibu pertiwi dari penjajahan dengan dibacakan oleh Soekarno- Hatta.
Sidang –Sidang PPKI
Setelah itu, PPKI memerankan hal yang penting dalam proses penyusunan lembaga-lembaga Negara dengan melakukan tiga kali sidang sebagai berikut,
Sidang pertama PPKI tanggal 18 Agustus 1945 memtuskan hal berikut
  1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945
  2. Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Mohammad Hatta sebagai wakil
  3. Dibentuk Komite Nasional untuk membantu tugas Presiden sementara, sebelum dibentuknya MPR dan DPR.
Sidang II PPKI 19 Agustus 1945 memutuskan
a.  Pembagian wilayah, terdiri atas 8 provinsi.
b.  Membentuk Komite Nasional (Daerah).
c.   Menetapkan 12 Departemen dan 4 Kementerian negara.
Sidang PPKI ke-3 22 Agustus 1945
  1. Pembentukan Komite Nasional.
  2. Membentuk Partai Nasional Indonesia.
  3. Pembentukan Badan Keamanan Rakyat.

Dan setelah terbentuknya berbagai alat kelengkapan utama pemerintahan melalui Sidang ketiga PPKI pada 22 Agustus 1945, maka hari itu pula PPKI dibubarkan, karena telah dianggap selesai melakukan tugasnya.

Thursday, December 17, 2015

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Tantanganya Bagi Indonesia


Masyarakat Ekonomi ASEAN atau biasa kita sebut dngan MEA adalah bentuk integrasi ekonomi antar anggota negara- negara ASEAN, dalam artian menciptakan sistem perdagaangan bebas antara Negara-negara ASEAN. Indonesia beserta sembilan negara anggota ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC).

Sejarah lahirnya MEA tak bisa dilepaskan dari KTT ASEAN di Kuala Lumpur pada Desember 1997, pada saat itu para Pemimpin ASEAN memutuskan untuk mengubah ASEAN menjadi kawasan yang stabil, makmur, dan sangat kompetitif dengan perkembangan ekonomi yang adil, dan mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial-ekonomi (ASEAN Vision 2020).

Kemudian pada KTT Bali pada bulan Oktober 2003, para pemimpin ASEAN menyatakan bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan menjadi tujuan dari integrasi ekonomi regional pada tahun 2020, ASEAN Security Community dan Komunitas Sosial-Budaya ASEAN dua pilar yang tidak terpisahkan dari Komunitas ASEAN. Semua pihak diharapkan untuk bekerja secara yang kuat dalam membangun Komunitas ASEAN pada tahun 2020.

Selanjutnya, Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN yang diselenggarakan pada bulan Agustus 2006 di Kuala Lumpur, Malaysia, sepakat untuk memajukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan target yang jelas dan jadwal untuk pelaksanaan.

Pada KTT ASEAN ke-12 di Filipina pada bulan Januari 2007, para Pemimpin menegaskan komitmen mereka yang kuat untuk mempercepat pembentukan Komunitas ASEAN pada tahun 2015 yang diusulkan di ASEAN Visi 2020 dan ASEAN Concord II, dan menandatangani Deklarasi Cebu tentang Percepatan Pembentukan Komunitas ASEAN pada tahun 2015 Secara khusus, para pemimpin sepakat untuk mempercepat  pembentukan Komunitas Ekonomi ASEAN pada tahun 2015 dan untuk mengubah ASEAN menjadi daerah dengan perdagangan bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terampil, dan aliran modal yang lebih bebas.

Pada saat yang sama, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan berusaha mengatasi kesenjangan pembangunan dan mempercepat integrasi ekonomi terhadap Negara Kamboja, Laos, Myanmar dan VietNam melalui Initiative for ASEAN Integration dan inisiatif regional lainnya.
Bentuk Kerjasamanya adalah sebagai berikut:
1.    Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas;
2.    Pengakuan kualifikasi profesional;
3.    Konsultasi lebih dekat pada kebijakan makro ekonomi dan keuangan;
4.    Langkah-langkah pembiayaan perdagangan;
5.    Meningkatkan infrastruktur
6.    Pengembangan transaksi elektronik melalui e-ASEAN;
7.    Mengintegrasikan industri di seluruh wilayah untuk mempromosikan sumber daerah;
8.    Meningkatkan keterlibatan sektor swasta untuk membangun Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang terwujud dan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2016 mendatang selain memberi peluang masuknya tenaga kerja dari Asia Tenggara ke Indonesia. Begitu juga sebaliknya.  Tapi, kesempatan yang dapat dinikmati saat MEA ini dikhawatirkan malah menciptakan kerugian bagi Indonesia. 

Pemberlakukan MEA dikhawatirkan malah membuat sumber daya manusia Indonesia yang memiliki talenta terbaik memilih untuk bekerja di luar negeri seperti ke Singapura ataupun Malaysia karena alasan gaji yang besar.

Apabila pemerintah dan perusahaan di Indonesia tidak mengantisipasi hal ini, akan semakin banyak talenta terbaik Indonesia yang memilih untuk bekerja di luar negeri karena gaji yang lebih menarik. Akhirnya, ini dapat mengganggu pembangunan ekonomi nasional dalam jangka panjang.


Biaya bisnis dan ekonomi di Indonesia cenderung lebih mahal. Selain itu, ketersediaan infrastruktur pendukung bisnis di Indonesia pun cenderung mahal bila dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Sehingga, daya saing Indonesia pun lemah. Upah murah yang sering didengung-dengungkan itu hana seperti jargon politik saja, karena kenyataanya upah kita ini tertinggi kedua setelah Thailand. Energi dan akses lahan juga sulit. Kalau tidak dibereskan ini maka akan menghambat masuknya investasi ke Indonesia.

Friday, October 30, 2015

Trans Pasific Partnership (TPP), Era Perdagangan Bebas

Pada 27 Oktober lau Presiden Indonesia mengeluarkan kebijakan yang cukup kontroversial dengan menyatakan, Indonesia akan bergabung menjadi anggota Trans Pasifc Partnership (TPP) yang mengundang reaksi keras berbagai pihak karena menganggap ekonomi kita belum mampu bersaing dengan ekonomi negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Singapura, Selandia Baru dan lainya. Hali ini jelas karena TPP akan mendorong liberalisasi ekonomi di Indonesia makin cepat padahal pengalaman telah menunjukan bahwa bersaing dengan China dalam Perdagangan bebas ASEAN dan China saja kita masih kewalahan dan meminta penundaan satu tahun apalagi mau bersaing dengan negara-negara maju diatas China
Kebijakan ini dinilai sangat emosional karena tak memperhitungkan dampek dan potensi ekonomi kita dan lebih dirasa agar negara kita tak jauh ketertinggalan dari dua anggota ASEAN lainya yang telah ikut TPP yaitu Singapura dan Vietnam

Trans Pasific Partnership (TPP)
Perjanjian Kemitraan Ekonomi Strategis Trans-Pasifik (TPSEP atau P4) atau yang lebih sering kita kenal dengan nama Trans Pasific-Partnership (TPP)  adalah perjanjian dagang antara Brunei, Chili,Selandia Baru, dan Singapura yang telah dimulai sejak  3 Juni 2005. Tujuannya adalah mendorong liberalisasi negara-negara di kawasan Asia-Pasifik untuk mengurangi proteksi lokal negara-negara anggotanya.

Sejak tahun 2010, TPSEP telah memperluas jangkauan sektor kemitraan serta jumlah anggotanya lalu mengganti namanya menjadi Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) yang merupakan perluasan dari TPSEP. Sa’at ini anggota TPP berjumlah 12 Negara antara lain Australia, Brunei, Chili, Kanada, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, Amerika Serikat, dan Vietnam pada Agustus 2013.

TPP digambarkan sebagai perjanjian "berstandar tinggi" yang diarahkan untuk menangani masalah perdagangan abad ke-21, Negosiasi antar negara anggota yang sedang berlangsung sering dihujani kritik dan protes dari masyarakat, aktivis, dan pejabat, dikarenakan sifatnya yang rahasia, luasnya cakupan perjanjian, serta klausul kontroversial yag ada dalam draf rancangan perjanjian tersebut

Trans-Pacific Partnership (TPP) adalah perjanjian perdagangan yang diusulkan antara dua belas negara kawasn Pasifik mengenai berbagai hal kebijakan ekonomi, tentang yang tercapai kesepakatan pada 5 Oktober 2015 setelah 7 tahun perundingan. Tujuan perjanjian ini telah untuk "mempromosikan pertumbuhan ekonomi; mendukung penciptaan dan retensi pekerjaan; meningkatkan inovasi, produktivitas dan daya saing; meningkatkan standar hidup, mengurangi kemiskinan di negara anggota, dan meningkatkan transparansi, tata pemerintahan yang baik, dan tenaga kerja ditingkatkan dan perlindungan lingkungan.

Potensi anggota
Keanggotan TPP yang semakin meluas tiap tahunya dengan banyaknya negara-negara yang tertarik untuk menjadi anggota yang akan mempercepat liberalisassi ekonomi sehingga menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan internasional yang ada selama ini sehingga membuat daya tarik TPP bagi negara-negara kawasan Asia Pasifik semakin menguat.

Negara-negara lain yang tertarik dalam keanggotaan TPP pada 2010 termasuk Taiwan, Filipina, Kolombia, Thailand, Laos pada 2012, Indonesia pada tahun 2013. Banyak dari negara-negara ini diperlukan untuk mengubah kebijakan proteksionis perdagangan mereka untuk bergabung dengan TPP. Pada 2013, potensi anggota masa depan termasuk Kamboja,Bangladesh dan India. Bahkan Korea Selatan telah menunjukan ketertarikanya sejak tahun 2006 meskipun hingga kini belum resmi menjadi anggota TPP.

Salah satu negara besar di Kawasan Pasifik namun tidak mau terlibat dalam negosiasi ini adalah China. Menurut Brookings Institution di 2013, tantangan yang paling mendasar untuk proyek TPP tentang China adalah bahwa " Tidak mungkin ada daya tarik yang cukup kuat untuk mendorong Cina menandatangani perjajian itu untuk menciptakan standar-standar baru pada perdagangan dan investasinya. China sejauh ini telah bereaksi dengan mempercepat inisiatif perdagangan sendiri di Asia”